Heboh...!!! Ramalan Gus Dur Tentang "Ahok" Dan Kini Terbukti, Ini Ternyata Yang Ramalkan Gus Dur Loh.........!!!

Merinding Banget Saya, Ketika Mengetahui Ada Tukang Soto Yang Kaya Gini...

BACA JUGA: Inilah 8 Waktu Yang Disunahkan Sangat Baik Untuk Suami-Istri Berhubung4n, No 1 dan 8 Jarang Di Ketahui Orang...!!!

Namun belakangan terlebih setelah Gus Dur wafat, sikap dan ucapan beliau yag dianggap tdk masuk akal ternyata terbukti benar. Seperti yang diceritakan para tokoh Vatikan, saat Gus Dur menjabat sebagai ketua PBNU, beliau mengunjungi Vatikan. Dan sambil guyon Gus Dur berkata bahwa beliau akan datang lagi ke Vatikan tapi tdk sebagai ketua PBNU tapi sebagai seorang Presiden.

BACA JUGA: 5 Perbuatan Ini Yang Dilakukan Wanita, Sama Seperti Berzin4..... No 2 Ternyata Sering Wanita Lakukan

Ucapan Gus Dur hanya dianggap candaan oleh para tokoh Vatikan. Dan ternyata pada kunjungan selanjutnya membuat tokoh Vatikan terkaget-kaget, Gus Dur memang datang sebagai seorang Presiden. Itulah mengapa beliau dijuluki "santo" oleh para tokoh Vatikan.


Saat Gus Dur diminta pertanggung jawaban oleh DPR, dgn gagah berani beliau datang ke gedung bundar dan menghadapi anggota DPR. Di hadapan mereka semua dgn lantang Gus Dur mengatakan bahwa DPR seperti Taman Kanak-kanak.


Saat itu banyak anggota DPR yg tersinggung dan menuding Gus Dur gila. Tapi pada kenyataan yg kita lihat, ternyata benar apa yg dikatakan Gus Dur. Anggota DPR senang ketika jalan-jalan dan tidur ketika sidang, senang rebutan proyek, hobbynya meminta-minta dari #papa-minta-saham,# sekarang # si-papa-malah-minta-kasur dan masih banyak lagi.


Pak Sutarman adalah ajudan Gus Dur, dan Gus Dur pernah berkata pada Pak Sutarman: "Nanti Pak Tarman akan jadi Kapolda Metro setelah itu Pak Tarman akan menjadi Kapolri." Pada saat itu Pak Sutarman hanya tertawa karena mengganggap itu tidak akan terjadi, bahkan bermimpi menjadi Kapolri-pun belum pernah. Dan tepat pada tanggal 23 Oktober 2013, Pak Sutarman resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden SBY.

Pada 8 Januari 2006, Gus Dur pernah mampir ke rumah dinas walikota Solo untuk bertemu dengan beberapa tokoh agama. Saat itu Bung Joko baru 6 bulan menjabat walikota. Dan pada hari itu Gus Dur berkata: “Siapapun yang dikehendaki rakyat, termasuk Pak Jokowi ini, kalau dia jadi Wali Kota yang bagus, kelak juga bisa jadi presiden." Bung Joko hanya senyam-senyum pada waktu itu.


Di pagi hari, Gus Dur meminta Kang Said (KH. Aqil Siradj) untuk menyediakan air putih dan roti tawar untuk sarapan. Lalu Gus Dur meminta Kang


Said untuk membacakan kitab Ihya' Ulumuddin. Baru dibacakan dua paragraf Gus Dur sudah mendengkur. Lima menit kemudian beliau terbangun dan berkata pada Kang Said: "Sampean akan menjadi ketua PBNU di atas usia 55 tahun".


Pada Muktamar NU ke 30, Kang Said di usia 46 tahun mencalonkan diri menjadi ketua PBNU bersaing dengan KH. Hasyim Muzadi. Dan yang terpilih pada saat itu adalah KH. Hasyim. Dan pada muktamar NU ke 32, Kang Said mencalonkan diri lagi menjadi ketua PBNU dan beliau terpilih tepat di usia 56 tahun.


Setelah gagal menjadi gubernur Bangka Belitung, Koh Ahok bertemu Gus Dur dan Gus Dur berkata: "Kamu akan menjadi gubernur".


Guru Besar UGM Profesor Suhardi, pernah menjadi Dirjen di Departemen Kehutanan di era Gus Dur. Di ruang ICCU berapa hari sebelum Gus Dur wafat. Gus Dur berkata pada Pak Hardi: “Pak Hardi saya titip bangsa ini. Tolong ikut dikawal Pansus Century di DPR. Besok Kamis saya akan pulang ke Tebuireng dengan diantar banyak orang. Saya sudah ditunggu ayah sy di sana,"


Dan masih banyak lagi kisah misterius tentang Gus Dur. Dan yg membuat tertawa adalah perkataan Gus Dur pada Fidel Castro: "Sy menjadi presiden dipilih oleh orang-orang gila". Sekarang kita saksikan sendiri bagaimana perilaku mereka yg memilih Gus Dur pada masa itu.


semoga bermanfaat ....

amiin
=== [ Klik disini 1X ] [ Close ] ===