Ternyata...!! "Ibu Saeni Tidak Miskin, Dia Mempunyi 3 Cabang Warteg"


Nama Ibu Saeni sang penjual warung tegal yg dirazia Satpol PP di Kota Serang, Banten terus menjadi perbincangan hangat. Setelah menjadi korban razia Satpol PP, Saeni kini mendulang keuntungan.

Dia mendapat sumbangan dari orang-orang yg prihatin melihat warungnya dirazia petugas. Dana yg terkumpul dari penyumbang pun cukup wah, yakni sebanyak Rp 172,8 juta. 

Bahkan dana tersebut akan digunakan Saeni untuk berangkat umrah bersama suaminya dalam waktu dekat ini.

Sementara itu, berdasarkan informasi yg dihimpun Radar Banten (Jawa Pos Group) dari petugas Satpol PP Kota Serang, Saeni merupakan pedagang warung tegal (warteg) yg tidak masuk kategori miskin.

Bahkan di Kota Serang, Saeni dinilai memiliki 3 cabang warteg di daerah Cibagus, Kaliwadas, dan Tanggul.

"Dari mana dibilang miskin kalau Saeni punya 3 cabang usaha, termasuk bisa menguliahkan anak-anaknya," kata seorang petugas Satpol PP Kota Serang yg enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, publik atau netizen di sosial media hanya melihat dari kulitnya saja, tanpa melihat kronologis atau mekanisme pelaksanaan penertiban. Terkait tindakan tegas yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Serang. "Perda telah dibuat untuk dilaksanakan," katanya.

Mengenai penyitaan makanan milik Saeni, kata dia, tdk semua ditahan dan tdk untuk dimusnahkan. Namun Saeni diminta untuk bisa mengambilnya lagi setelah pukul 16.00 WIB agar bisa dijual kembali.

"Tapi sampai saat ini saja, KTP milik Saeni tdk diambil. Saeni tidak datang ke kantor untuk mendapatkan arahan," tandasnya.

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2016/06/17/438893/Ternyata-Ibu-Saeni-Tidak-Miskin-Punya-Tiga-Cabang-Warteg-
close
=== [ Klik disini 1X ] [ Close ] ===