Ketika Kita Mimpi Basah Sedang Berpuasa, Apakah Puasa Kita Batal...? Inilah Islam Menyikapinya...


Mimpi basah atau emisi nokturnal yaitu keadaan yg dihadapi lelaki berbentuk keluarnya [m4n!] ketika tidur. Peristiwa ini adalah hadas besar yg bisa disucikan dgn mandi wajib. Bila terjadi pada hari biasa memang tdk jadi masalah, tetapi bagaimana bila hal semacam ini terjadi ketika tengah menjalankan ibadah puasa? 

Hal semacam ini masih jadi pro-kontra di kelompok masyarakat. Beberapa berasumsi, hadas ini sama juga dgn wanita yg mendadak datang bln. dan harus membatalkan puasanya. Sedang sebagian yg lain, tetap berpuasa karena berasumsi hal itu terjadi tanpa disadari. 

Nyatanya peristiwa mimpi basah tak membatalkan puasa, pasalnya hal semacam ini terjadi bukanlah lantaran hasrat orang yg sedang berpuasa. Peristiwa ini dalam kajian medis terjadi akibat kantong sp3-rma sudah penuh dgn sp3-rma yg dihasilkan oleh tes tis dan tak dapat menyimpan lagi. Pada akhirnya sp3-rma itu di keluarkan dengan mekanisme alami yg disebut mimpi basah ini. 

Hal semacam ini sesuai dgn hadist yg diriwayatkan Bukhari-Muslim. Dari ‘Aisyah dan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anhuma, mereka berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendapati waktu fajar (waktu Shubuh) dalam kondisi junub karena bersetubuh dgn istrinya, lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa. ” (HR. Bukhari-Muslim, shahih) 

Tetapi untuk mereka yg mengalami mimpi basah harus melakukan mandi wajib untuk mensucikan diri. Jika mimpi basah yg berjalan sesudah waktu Subuh, maka Ia bisa menundanya sampai masuk waktu zuhur agar suci ketika shalat, tetapi lebih bagus lagi segeralah mandi wajib setelah anda terbangun. Bila seorang Junub karena lakukan hubungan suami istri saat malam hari, maka harus mandi wajib sebelum menunaikan shalat Subuh. 

Mimpi basah akan dihadapi seseorang pria waktu masuk umur pub3rtas. Tes tis akan mulai menghasilkan air [m4n!] dengan cara terus menerus. Dengan cara alami sp3-rma yg terbentuk akan diserap kembali oleh tubuh, tetapi sebagian yang lain akan di keluarkan dengan mekanisme mimpi basah. 

Mimpi ini umumnya berlangsung pada periode Rapid Eye Movement (REM) waktu tidur. Ini terjadi sepanjang sebagian menit sampai 1/2 jam dan masuk kondisi tidur yang dalam. 

Frekwensi mimpi basah tidak sama untuk tiap-tiap orang. Remaja dapat mengalami mimpi basah satu kali dalam setiap bln., atau yang lebih ekstrim satu minggu sekali atau kurang. Makin tua umur pria umumnya akan makin jarang alami mimpi basah. 

Nah saat ini bisa lanjut berpuasa kan meskipun sudah mengalami mimpi basah. Mudah-mudahan info ini memberi pengetahuan baru untuk pembaca setia dan terimakasih telah membacanya. 

Sumber : Trenggilis pos
close
=== [ Klik disini 1X ] [ Close ] ===