loading...

APA BOLEH SUAMI Meminum AIR SUSU ISTRINYA? Inilah Jawaban dan Hukum Islam..

Sumber:  google
Tak ada yang tidak transparan dalam Islam, termasuk soal urusan r4nj4ng. Sepanjang tdk terkait dgn deskripsi praktik dan detil, maka semua terbuka, dan dibolehkan untuk dibicarakan.

Satu hal yg mungkin tak akan bisa terhindarkan dalam hubung4n suami-istri adalah p3rcumbu4n sebelum dan ketika melakuk4n hubung4n yg dalam Islam ini sangat suci.

Bagaimana jika istri kemudian tengah berada dalam kondisi menyusui? Dibolehkan bagi suami utk menghis4p p.u.t.i.n.g istrinya. Bahkan hal ini dianjurkan, jika dalam rangka memenuhi kebutuhan biologis sang istri. Sebagaimana pihak lelaki juga menginginkan agar istrinya memenuhi kebutuhan biologis dirinya.

Adapun ketika kondisi istri tengah menyusui bayi, kemudian suami minum susu istri, para ulama ada bebarapa pendapat di sebagian kalangan.
Madzhab Hanafi berselisih pendapat. Ada yg mengatakan boleh dan ada yg [memakruhkan].

Dalam Al-Fatawa al-Hindiyah (5/356) disebutkan, “Tentang hukum minum susu wanita, utk laki-laki yg sudah baligh tanpa ada kebutuhan mendesak, termasuk perkara yg diperselisihkan ulama belakangan.”

Dalam Fathul Qadir (3/446) disebutkan pertanyaan dan jawaban, “Bolehkah menyusu setelah dewasa? Ada yg mengatakan tidak boleh. Karena susu termasuk bagian dari tubuh manusia, sehingga tidak boleh dimanfaatkan, kecuali jika terdapat kebutuhan yg mendesak.”

Sikap yg lebih tepat adalah suami berusaha agar tidak minum susu istri dgn sengaja, karena 2 hal: 

Keluar dari perselisihan ulama. Karena ada sebagian yg melarang, meskipun hanya dihukumimakruh.

Perbuatan ini menyelisihi fitrah manusia.

Suami yg pernah minum susu istrinya, tidaklah menyebabkan dirinya menjadi anak persusuan bagi istrinya.

Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin mengatakan: “Menyusui orang dewasa tdk memberi dampak apapun, karena menyusui seseorang yg menyebabkan adanya hubung4n persusu4n adalah menyusui sebanyak 5 kali atau lebih dan dilakukan di masa anak itu belum usia disapih. Adapun menyusui orang dewasa tidak memberikan dampak apapun. Oleh karena itu, andaikan ada suami yang minum susu istrinya, maka si suami ini TIDAK kemudian menjadi anak sepersusuannya,” (Fatawa Islamiyah, 3/338). 

Wallohu alam bi shawwab.

Sumber: Pelangimuslim.com
loading...
close
[Klik disini 2X] [ X ]