Astagfirullahaladzim...! Apa Benar Warung Makan Ramai Pembelinya Itu Memakai Jasa Penglarisnya (Jin)...?

Astagfirullahaladzim...! Apa Benar Warung Makan Ramai Pembelinya Itu Memakai Jasa Penglarisnya (Jin)...?

Bagi Anda yang senang makan di luar rumah atau punyai hobi wisata kuliner, waspada dan telitilah pilih-pilih lokasi makan karena mungkin saja makanan yang anda makan mengandung zat penglaris, Bukan zat Pengawat makan. Walau tujuan si pemilik ruang makan tersebut agar kastemer menggandrungi makanan yang dijualnya, bakal namun proses penglaris rata-rata melibatkan Jin peludah yang tentu saja amat sangat amat sangat menjijikkan buat seluruh orang

Jin Peludah ialah hantu yang digunakan yang merupakan fasilitas penglaris makanan. tidak hanya warung-warung pinggir jalan saja yang menggunakan jasa makhluk jahat ini.. sekarang sudah berkembang dipakai di mall-mall yang ada dikota - kota akbar.

Disebut jin peludah lantaran sebelum di sajikan pada customer, makanan ini di ludahi bakal menjadi terasa nikmat dan pembeli akan ketagihan untuk datang ke warung makan tersebut. Tidak Hanya jin peludah ada pula jin penjilat piring yang sanggup dipakai oleh customer.
Proses tersebut nyatanya sanggup menambah

ilustrasi

rasa makanan yang di sajikan, Bahkan kadang -kadang seandainya di rasa kurang maka aksi meludah itu dilakukan sampai dua kali atau tiga kali secara berturut-turut.

Resiko dari perbuatan hantu ini di samping membuat enak masakan yang di sajikan serta membuat energi negatif mampu masuk ke tubuh orang yang memakan masakan tersebut, di sisi lain kadang seandainya orang yang memakan masakan yang di ludahi itu kebetulan yakni orang baik-baik perilaku dan muatan spiritualnya, maka kadang setelah memakan makanan yang di ludahi, sekian tidak sedikit kala seterusnya ia akan merasa mual dan kemungkinan saja juga muntah-muntah.

banyak orang yang telah mengalami hal tersebut. Salah satunya seperti yang dialami satu orang Kyai yang diajak makan di satu buah restoran di Jakarta oleh temannya. Ketika ia duduk di kursi restoran Pak Kyai mendadak sakit kepala dan buru-buru ke luar tidak jadi makan, setelah ditanya, dirinya memberikan selendang yang beliau pakai pada rekan itu... tiba-tiba temen itu menyaksikan sekian tidak sedikit sosok mahluk telanjang bulat yang mondar mandir meludahi setiap makanan yang dihidangkan kepada pengunjung.

Jin peludah hanya

salah satu jenis penglaris, banyak trick lain yang dilakukan pemilik rumah makan biar warungnya laku.

Adapun ciri-ciri tempat/rumah makan, toko kue atau tempat kuliner lainnya yang memanfaatkan Alat Sihir dalam usahanya yakni :

* Jika warung akbar semacam restauran, pasti ada toilet atau ruang dekat dapur yang nggak boleh dimasuki siapapun. Rata-rata di dalamnya ada orang tua renta yang sakit kakinya dicelup ke air untuk kuah masakan.

* Jika warung pinggir jalan, perhatikan panci atau periuknya. Rata-rata apabila pake penglaris hanya si tukang dagang yang boleh buka, jadi kastemer tidak boleh sembarang ambil kuah atau lihat-lihat isinya.

* Kebanyakan terdapat buntelan kain putih di tempat nasi, gagang centong sayur, atau di peralatan masak lainnya.

* Warung pinggir jalan yang menggunakan penglaris, ruang cuci piringnya terpisah jauh dan tidak terlihat kegiatan cuci piringnya.

* Kalau dibawa pulang, rasanya berubah drastis tak sama dengan rasa kalau dimakan di lokasi makan atau makanannya serta-merta menjadi basi sehingga tidak sempat termakan.
Kalau dinetralkan dengan doa rasanya jadi standar.

Itu hanya salah satu trick nakal dari pembisnis warung makan, biar laris. Kita tidak menghakimi seluruh warung-warung makan, sebab tidak semuanya memakai cara jahat seperti ini. Bersekutu dengan bangsa Jin dengan tujuan dan trik apapun tidak dibenarkan dalam ajaran agama, bahkan faktor tersebut yaitu aksi syirik yang mampu membenamkan pelakunya kelembah Jahannam.

Yg Yaitu orang beriman jangan lupa berdoa, karena orang yang dekat dengan Tuhan akan dijauhkan dari segala yang jahat. Berdo'alah di mana saja dan kapan saja kala dapat dan sesudah makan. Kalau perlu bacalah ayat kursi.

Sebarkan kabar ini agar saudara dan teman kita tahu. Semoga menjadi amalan sholih kalian, jangan sampai lupa sharing & like ya

Sumber : kabarsalam
loading...